Tampilkan postingan dengan label About My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About My Life. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Oktober 2015

19 Tahun


Sorry karna jarang ngeblog dan bahkan lebih 1 bulan gue gak ngeblog. Lagi gak mood, bener-bener gak mood sampe rasanya males buat ngelakuin hal yang sebenernya hobi gue (re: nulis). Tapi gak papa, untuk moment spesial ini gue mesti share juga ke kalian semua since everyone missed my blog wkwkwk *sok eksis...

Okay..
Hari itu dimulai, tanggal 1 Oktober udah dateng dan seperti tahunp-tahun sebelumnya gue selalu jomblo di hari ulang tahun gue, walaupun tetep adalah orang yang dekat dan care ke gue tapi yaaaa tetep aja...kadada cintanya shay (*gak ada cinta) thats why kenapa gue selalu mengidam-idamkan surprise party atau some magically happen to me in my special day.

Tapiiii setelah gue pikir-pikir ya, gimana kalau tahun ini gue ulang tahun secara diam aja? I mean gak usah update sana-sini, gak usah post ini dan itu. Untuk lihat seberapa orang yang memang perduli dan tau kapan hari lahirnya gue. Gue diem... bener-bener diem gak kaya tahun-tahun sebelumnya.

Yang pertama ngucapin justru mantan gue, bukan orang yang sedang dekat dan bukan juga sahabat-sahabat terdekat gue. Sedih.... jujur pagi harinya gue sampai nangis ngerasa gak ada spesial-spesialnya aja dimata orang. Yaaaa, mungkin it sounds so kiddo tapi gue cuma bener-bener pengen tau siapa aja yang inget ulang tahun gue.

Adalah sebagian orang yang ngucapin, yang masih inget, yang berusaha untuk inget pun ada juga. Gue gak marah kok sama mereka-mereka yang lupa atau bahkan gk tau sama ulang tahun gue yaaa emang gue siapa juga mesti mereka utamakan. Cuma ya gue sedih aja, sekarang rasanya udah beda aja dengan orang-orang yang notabene 24/7 on the phone dan gue rasa gak mungkin lah mereka lupa ini tanggal berapa? Ya kelues..... tiap layar hp kan ada kalendernya....


Gue gak papa, bener-bener gak papa. Si 19 tahun ini masih punya senyum kok, gak akan berbeda dari setiap harinya. Gue bahagia untuk tahu mereka yang ingat, mereka yang berusaha ingat, dan bahkan untuk mereka yang akhirnya ingat. Karna untuk menjadi bagian penting difikiran orang sesungguhnya bukan kuasa kita kan?.... Gue juga belum tentu ingat ulang tahun mereka semua hehe..

Dan saat gue rasa semuanya udah cukup, gue share lah kebahagiaan gue di Instagram. Guess what? ternyata masih banyak kok yang mendoakan... dapat satu ember sayap ayam dri mama dan papa sebagai pengganti cake dan gue juga dapet kiriman bunga dari seseorang nan jauuuuh disana haha terimakasih yaa.


Gue cuma mau bilang satu hal aja tentang sebuah pengharapan. Siapasih yang gak pengen yaa? siapa gitu yang gak punya keinginan? gak ada dan gak akan ada semuanya pasti pengen diperhatikan, dianggap spesial apalagi di hari ulang tahunnya. Balik lagi ke pribadinya masing-masing, makanya jangan berharap terlalu tinggi ya gaes. Intinya kita berbuat baik  ajalah kesemua orang tentunya nanti orang pasti ingat kebaikan-kebaikan kecil yang kita buat.

Bismillah gue sudah 19 tauuuuuuuun cyiiiiiiiin masih muda ah !!! Belum 20 wkwk masih abg-abg unyu haha. 

Semoga Allah senantiasa menuntunku dalam setiap langkahku, menjadikan aku sebagai pribadi yang labih baik lagi.Menjauhkan ku dari orang-orang yang jahat, dan mendekatkan aku dengan orang-orang baik. Melimpahkan rezeky, rahmat serta karunia-Nya. Melapangkan hatiku dan meneguhkan pendirianku. Amin Allahuma Amin....

Minggu, 09 Agustus 2015

Lucid Dream


"Lucid Dream" bisa diartikan sebagai sebuah pengalaman di alam mimpi, di mana kita bisa mengontrol mimpi kita, merasakan hal-hal di dalamnya, dan yang terpenting adalah tetap tersadar selama bermimpi. Sebuah mimpi sadar dapat muncul melalui dua cara. Mimpi sadar akibat mimpi (dream-initiated lucid dream; DILD) berawal sebagai mimpi biasa, dan si pemimpi langsung menyimpulkan bahwa ia sedang bermimpi, sementara mimpi sadar akibat terjaga (wake-initiated lucid dream; WILD) terjadi ketika si pemimpi pindah dari keadaan terjaga biasa ke keadaan bermimpi tanpa mengalami ketidaksadaran.

Dan gue rasa kemarin gue hampir mengalami DILD. Anyway, gue sebelumnya sudah sering baca artikel tentang Lucid Dream dibeberapa sumbel. Cerita fiksi dari Creepypasta, atau cuman sekedar googling tentang Lucid Dream. Jadi sedikit banyaknya hal ini udah gak asing buat gue.

Minggu pagi, gue terbangun sekitar jam setengah 7. Lenjeh-lenjeh manja dikasur sampai kerasa ngantuk sekitar setengah 9. Gue tidur seperti biasa. Gue bahkan masih inget sedikit mimpi gue yang berlokasikan di kantor gue sendiri. Mimpi itu tentang co-worker gue. Pokoknya sosok gue dimimpi itu sedang BT maksimal.

Saat itu gue ngerasakan gimana gue kebangun dari mimpi gue. Ya, gue sadar itu semua cuma mimpi. Tapi anehnya..............

Gue gak bisa buka mata, cuman gue bisa liat sosok gue yang sedang seolah sedang tidur, ngehadap ke arah kiri sambil genggam tangan. Gue bener-bener sadar kalau gue bangun, tapi gak bisa apa-apa even membuka genggaman tangan gue. Ajaibnya lagi, gue bisa denger suara papah di luar kamar yang sedang batuk-batuk.

Saat itu gue masih gak bisa ngapa-ngapain. Kejadiannya memang gak lama, mungkin cuma beberapa menit. Tapi satu hal yang paling gak bisa gue lupakan adalah, ada semacam...(susah mendiskripsikannya dalam kata-kata)...dari dalam diri gue. Apa roh ya? Yaaa untuk saat ini kita anggap aja ini ROH. Roh gue serasa mau ketarik, gue bisa banget merasakannya ditangan gue yang sedang genggaman tadi. Susah...bener-bener susah menjelaskan bagaimana rasanya. It was like ughhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh gitu lah pokoknya. Dan gue denger suara samar ditelinga gue seperti suara angin yang deras.

Gue sadar akan kejadian itu, dan gue terus mencoba membuka mata gue beberapa kali. Gagal...
Gue coba lagi dengan sangat keras  dan berhasil. Voila, gue kebangun dengan segar. Gak kaya orang baru tidur,

Guess what?

Gue bangun dengan posisi persis seperti apa yang gue mimpikan. Ngadep kiri, tangan kegenggam. Bahkan telapak tangan kiri gue kerasa agak sakit. Dan parahnya lagi..............di luar kamar emang ada papah yang lagi batuk-batuk.

Speechless.

Setelah bangun, gue langsung nulis kejadian ini di memo iPhone gue. Karna gue tau, kejadian saat kita tidur akan sangat mudah dilupakan setelah 7 menit terbangun. Gue gak mau melupakan hal ini. Dan berkat memo itu, gue bisa nulis kejadian se detail ini juga.

Gue pernah baca, step yang gue lalui itu sleep paralyze. Jika gue sukses melewati itu, yaaaa gue bisa mengontrol mimpi gue pada saat itu. Mungkin seperti masuk kealam bawah sadar. Gue pengen sebenarnya, cuman kemarin rasa takut gue besar banget. Gue takut kalo-kalo roh gue gak bisa balik hahahaha dan bener aja, rasa roh ketarik itu gak enak banget... scary yet fantastic bisa ngerasain hal seperti ini.

Jumat, 22 Mei 2015

Perks Of Dating Me

I don't know...this is awkward. But I got this question actually in ask.fm and I think it's better to answer that in here. So perks of dating me....

1. On time. Kamu gaperlu nunggu aku dandan, gaperlu nunggu aku catokan rambut, kamu gaperlu nunggu aku milih-milih baju karna aku selalu ngelakuin itu 1-2jam sebelum kamu jemput aku. I really really hate "jam ngaret". Jadi aku selalu ngelakuin semuanya sebelum jam janjian. Kamu janji jemput jam 1 misalnya, aku pasti udah siap maksimal setengah 1.

2. I'll give you cares but I'm not overprotective. Aku benci banget sama orang yang terlalu overprotective, ngelarang aku buat gak gini, gak kesini dan gak ketemu ini. Walaupun sebenernya aku suka dilarang seperti itu, but gak too much juga. That's why aku terbilang santai, terbilang gak perduli-perduli amat, yang penting kamu jalan nya bilang, urusan kamu udah selesai bilang, dan jelas kamu ngapain disana.

3. Not a freaky girly girl. Aku gak terlalu mengikuti perkembangan make-up, aku juga gak centil-centil banget kalo dandan. I just put a nude or peach lipstick and brown eyebrow.......that's my make up. Aku gaksuka pake bedak. Bikin jerawatan, kusam, berminyak. So I'm simple in my way.

4. Cooking. Aku suka masak, walaupun dengan menu semaunya aku. I would be happy if I can cook something for you, apalagi kalau kamu suka. Masak tiap hari kalo ada waktunya pun ayok aja.

5. Simple sweet as that. Ga terlalu perlu dengan kejutan-kejutan besar. Tiba-tiba ngasih bunga, tiba-tiba muncul, tiba-tiba nyamperin aku, doing a little cute things aja udah cukup. Apalagi pas aku pilih baju/barang dan kamu bilang itu cocok buat aku. #gampangseneng

6. Still 19 years old but my mind is mature enough. Aku gasuka hubungan yang terlalu kekanak-kanakan, maksudnya ya kaya dikit-dikit ngambek, mewek, sesegukan, minta putus dan terus nyambung lagi. Lebih baik saling berhubungan yang dewasa, dalam artian sharing pengalaman, do a good things and not wasting too much time.

7. Open-minded. Kalau misalnya aku punya masalah, aku punya unek-unek sama pasangan aku, I'll tell him for sure. Aku terbuka aja dan menerimanya pun demikian. Aku gak kesel kalau kamu utarain misalnya kamu gak suka aku dibagian mananya. I'll do better.

8. Eight is a infinity code so this is my special treat. Aku bener-bener suka becanda. Maybe I'll laugh at your jokes for always. Aku suka ketawa bareng pasangan aku, itu bener-bener bikin nyaman. Apalagi sampai main fisik, cubit-cubitan ke, cakar-cakaran ke, pukul-pukulan ke, bagi aku itu bener-bener cute.

9. I don't go anywhere, so we can  always hangout. Aku anaknya mah ayok aja diajak kemana, asal jangan ke tempat yang aneh-aneh.

10. I'll do anything to make you happy. Like seriously, if I already going crazy fucking deep with you... making you happy is my happiness. I'll start to liking your favorite things, I'll start to search your favorite topics so we can talk much and I can see your smile. Kamu mau ngomong apapun aku pasti pasang muka excited like "Oh ya...masasih? aaa cool......" walaupun sebenernya (...) wkwk.

11. Deeply. Aku susah suka sama orang, aku susah jatuh dalam perasaan orang even orang itu baiknya gak ketulungan, sayangnya gak ketulungan, kalau aku udah gagal buat nyocok-nyocokin perasaan aku ke dia yaaa aku bakalan stop sama dia. Tapi sekali aku suka, I'll deeply in love with you, no matter what. Mau kamu A, B, C aku selalu liat kamu satu.

12. Not in a rush. Aku gak terburu-buru, aku gak perlu buru-buru buat segalanya. Sing sabar wae, kalau berantem pun aku banyakan sabarnya, diem tenangin diri beberapa jam baru ngomongin bedua. Aku gak terburu-buru, kalau kamu belum siap aku mau menunggu dengan batas yang lumayan lama kok. It's all about love, I'll loved so badly.

13. Full of surprise. Surprise is my middle name.

So many perks of dating me all you gonna do is explore that. Hehehe kok gue kaya promo take me out si ya by the way....


Kamis, 02 Oktober 2014

That Kind of Day

Baru 2 hari yang lalu gue tulis tentang bagaimana gue gak mau berharap sama ulang tahun ke 18 gue kali ini. Seberapa dewa nya perayaan ulang tahun buat gue, dan seberapa hambarnya ulang tahun yang udah-udah. Gue gak bilang kacau atau buruk, pertambahan usia adalah sebuah karunia terbesar dari Tuhan yang bisa kita dapetin tiap tahunnya, sayangnya wujud dari menyukuri itu kadang cuma kita bisa rasakan sendiri. That's why gue gak mau berharap lagi.

Siapa sangka, tahun ini gue mendapat surprise pertama dari orang tua gue. Ya mereka pasti selalu ngasih hadiah, cuma kalo bangunin malem-malem ya cuma baru kali ini sih. That's a kind of sweet. 16 tahun dulu mereka ngerayaain ulang tahun gue, dengan kue Hello Kitty lucu isi Blueberry yang gue agung-agungkan dulu. 17 tahun gue dapet IPhone yang sama sekali gak gue duga dan gue minta adanya. Gue sangat amat gak freak terhadap gadget. Dan sekarang 18 tahun, gue dapat kejutan kue. Lucu sih... Mamah sampe nelfon tante dan abang gue supaya bangunin gue. Kebaca banget sebenernya, kenpa gak langsung masuk kamar sih mah. Haha tapi tetep... gue yang ulang tahun, tapi mereka yang lope-lope an :') 


See? Jahat banget sih hahaha.. Tapi jangan sedih. Dluar setumpuk ucapan dan doa dari temen-temen, gue juga dapet satu hal yang lucu juga. Sebelumnya gue bakal cerita sedikit tentang ucapan yang dikasih temen-temen.

Yang paling gue suka sih dari Fita, doi ngasih vidio. Dia megang lilin diruangan gelap, dan gue disuruh ngepet.

*krik*

Oke, dia megang lilin diruangan gelap yang kayanya itu kamarnya. Mukanya masih kucel bulet ngantuk gitu, suara si Fita mana lucu bgt kaya bayi. Fita doain gue, bilang maaf cuma masih bisa kasih ini. Fita bilang macem-macem di doanya. Dan vidio diakhiri sama jogetan khas DijjahYellow "Selamat Ulang Tahun...Aku Ucapin". Gue yang tadinya sedih malah ketawa. Haha kreatif bgt sahabat gue yang satu ini.

Rya juga ngasih vidio, mungkin lebih ekstrim. Doi masukin foto gue yang cantik satu, selebihnya foto hina gue. Dari yang masih gendut babon sampai yang cuma pake kaos kutanx. Dengan segenap rasa terimakasih wujud syukur, gue menyuruh Rya menghapusnya karna satu dan lain hal. Haha ya keles, ntar gue dikira oprasi muka kali. By the way, thanks PUBERTY haha.

Rata-rata temen-temen ngucapin dari medsos. Gak ada yang ngucapin via sms. Pahitnya hidup dimasa platinum sih :')

Mereka ngucapin dengan berbagai doa, tapi yang paling sering kesebut sih ....

"Semoga tambah kurus"
"Stay semok ya.."
"Semoga badannya kurusan"
"Semoga body nya makin ok"
"Tetap cetar ya.."
"Makin cetar kka.."
"Sukses kerjanya.."
"Sukses kuliahnya.."
"Sukses kerja sambil kuliahnya.."
"Makin cantik"
"Tambah cantik"
"More beautiful ya"
"Cantikk"

I mean, bahas body banget nih ?!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Dan apakah gue tidak cukup cantik?!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Hahaha Thanks guys.. Tapi ucapan yang paling diterima sih dari zaki, dia bilang kalo gue harusnya udah stop ngurusin badan karna gue udah cukup kurus. Paling sabi emang nih cogan gue satu!



Banyak hal yang gak terduga, kaya temen sendiri gak ngucapin selamat ulang tahun misalnya. Mungkin dia lupa aja kali ya, gue sendiri juga suka lupa sama ulang tahun mereka. Haha. Dan misalnya juga dapat kiriman bunga.

Gue sebenernya gak ada sedikit pun ngarepin sesuatu dari mereka-mereka. Seperti post gue awal Oktober lalu. Gue sangat gak mau kecewa, gue gak mengharapkan bahkan sekalipun gak menghayalkan apa-apa. I think gak ada salahnya kalau mau cerita sedikit, di akhir nanti bakal gue kasih pesan.

Biasanya tiap ulang tahun, doinya gue yang dulu-dulu selalu nelfon jam 12 malem. Bahkan si kaka Boris zorel juga pernah. Sampe sekalian sok-sokan bikin gue bt segala. Nah taun ini gue gak ngarepin apa-apa karna males aja. Udah basi juga sih sebenernya alias ketebak banget kalo ada yang nelfon jam 12 malam. So, gue tidur kaya biasa aja. Dulu, gue sampe bela-belain begadang atau bahkan pasang alarm jam 12 malam. Nunggu orang nelfon gue...dan syukurnya selalu adasih. Gilaya...coba kalo gak ada? mungkin gue udah mewek.

Alhasil paginya gue liat gak ada missed call. No one call me. And that's not a problem. Gue liat post-an temen-temen. Ucapan-ucapan dari temen-temen. Gue bacanya tentunya sambil meng-amin-i. Liat kaya gitu aja udah seneng. Terus---terus berlangsung sampe dikantor-siang-sore gue masih asik balasin doa-doa mereka di IG, Path, Ask ataupun BBM.. ya biasa namanya juga lagi ulang tahun. Walaupun sebagian ada yang liat tapi gak ngucapin ya gue gak merasakan apa-apa. Sebenernya apalah arti sebuah ucapan ya gak sih.. Walaupun rada miris juga, org yang gue kira bakalan doain gue panjang lebar ehh cuma ngucapin "Selamat ulang tahun" dengan dua emoji melet. It's oke wae ah kata gue.

Dikampus juga, temen-temen nyalamin gue. Yah sukur sih, sekarang tradisi tepung-tepungan udah mulai berkurang. Gue selamat sampe rumah tanpa badan kotor.

Gue mau cerita betapa puas nya rasa tanpa mengharapkan terlalu besar. Gimana puasnya dapat sesuatu yang bahkan gak pernah kita bayangin buat ngedapetinnya. Gue gak nyangka, ternyata ultah gue yang ini lumayan seru juga. Gue bener-bener happy, gak kaya tahun-tahun sebelumnya sampai gue rela nulis status macem-macem kaya "h-2" dan sebagainya. Gue sangat ingin diingat sama orang-orang yang gue sayang. Gue selalu merasa kecewa karna tidak mendapatkan apa-apa dihari yang harusnya nyenengin gue.

Tapi gue sekarang bener-bener merasa bersyukur. Gue gak minta apa-apa dari merka, mereka yang kasih ini semua ke gue. Dulu, gue sebut ini sebut itu, malah parahnya gue sebutin hadiah yang gue mau. Sampe ngeupload di instagram. Tapi nyatanya? yang katanya mau ngasih hadiah akhirnya cuma bisa bilang maaf. Di kasih hadiah dalam bentuk lain, gue nya udah terlanjur kecewa karna gue udah ngarep di hadiah yang bener-bener gue pengenin. Ternyata itu kali ya masalah gue di tahun-tahun lalu. Dan mungkin malah memasalahkan mereka-mereka pula. Dari yang tadinya mau ngasih hadiah mungkin bakalan ngebatalinya karna toh gak ada gunanya ngasih hadiah yang gue gak pinginin.

Dan gue sekarang bahagia. Gue seneng, gue bisa ngelewatin ulang tahun ini dengan tidak se-drama yang dulu-dulu. Cara sederhana ternyata jauh lebih indah daripada expect too much. Gue mau berterimakasih buat semua yang udah bikin gue bahagia. Awalnya sih gak kepikiran nulis tentang ulang tahun diblog ini, karna gue kira gak akan ada yang bisa dibagi. Ternyata...gue dapat pelajaran baru. Pembukaan diumur gue.

Gak perlu mengharapkan sesuatu dengan berlebihan. Karna apa yang seharusnya jadi milik gue, ya pasti akan jadi milik gue. Kalo engga berarti gue belum berhak. Cheers. Selamat 18 Tahun..Nolyta

Kamis, 13 Maret 2014

Dark Trip di Bandung

Belakangan ini gue lagi suka-sukanya baca CreepyPasta FanPage di Facebook yang isinya cerita-cerita bahkan sejarah-sejarah serem gitu. Gue juga lagi ketagihan banget main Inka Games gamenya itu kaya kita mesti mecahin strategi gimana biar bisa selamat. Walaupun tetep dengan tokoh kartun, cuma yaa keren aja lah mainnya mesti mikir dan gak gampang.

Gegara ketagihan kehoror-horor-an, gue sampai suka baca-baca urban legend gitu. Cermis-cermis dari kisah nyata. Gue tuh sebenernya penakut, cuma gak terlalu gue pikirin.

Dan barusan baca cermis di daerah Bandung, baru sadar....gue juga punya.

2 taunan yang lalu, pas itu kelas gue ngadain semacam Trip sambil Observasi kampus-kampus besar yang ada di Jakarta-Bandung. Gue sebagai anak badung ya duduknya di belakang dong ya, gue selow aja tuh boboan unyu-unyu di ranjang belakang bis padahal banyak guru gue di dalam bis itu. Daaaaaaaaan gak nyambung.

Balik lagi, mulai seremnya tuh disini. Pas sampe Jakarta, kita entah mau kemana itu gue udah lupa.. tetiba kebarengan sama satu kecelakaan gitu. Intinya sih gue gak tau kejadiannya gimana. Soalnya gue kalo di bis ya cuma rebahan aja diranjang dan tidur. Pas bangun sih anak-anak udah pada heboh aja. Jadi, gue gak bisa tidur dan karna emang udah kelamaan tidur akhirnya ya gue seru-seruan aja ngobrol sama temen-temen gue. Sebagian pada cerita horor, dan gue komedian kelas kakap ini ya ngocol aja tuh pas mereka lagi serius-seriusnya.

Gue balik kebelakang karna tiba-tiba ada satu temen gue yang air mukanya rada berubah pas gue lempar banyolan pada saat dia cerita horor. Pas itu gue ceritaan lagi sama temen-temen gue yang duduk dibarisan belakang, terus di samperin sama Om S, tour guide nya kami.

Doi cerita, katanya tadi ada kecelakaan, korbannya perempuan dan dia agak kaget gitu. Actually, kecelakaannya tuh pas banget di depan bis kami. Jadi om itu bisa cerita banyak tentang kronologisnya. Lama kelamaan om itu ceritanya makin ngaur, rada mistis. Dan ternyata om itu ngaku kalo bisa ngeliat dan komunikasi sama gitu-gituan. Pas itu cuma kami yang tau; Gue, Fita, Zaki, Mira, Nia dan Rara. Kami pada kaget. Jadi tadi ada hantu cewek ya om?..... mana kecelakaannya magrib-magrib..

Gue sih gak langsung percaya, tapi balik lagi dan balik lagi akhirnya gue percaya ajalah. Tapi sih gak ada rasa takut atau beban saat itu. Dicoba santai dan sok asik aja. Kalo denger hal-hal kaya gitu gak usah ditanggap serius, kalo serius malah kepikiran.

Jadi tuh ya, habis buka-bukaannya kami, semua kembali ke posisi sebelumnya. Dan gue kembali tidur. Itu bis tiba-tiba diam dengan alasan gak jelas. Gue diceritaain Zaki sama Fita sih karna kondisi emang tidur pules banget. Katanya sih om S cuma mau beli Pulppy orange. Gue jadi inget, beberapa hari kemudian om S cerita katanya kadang banyak makhluk yang ngikut di Bis selama dia jadi Tour Guide bertahun-tahun. Dan dengan alasan beli kopi, beli minum, sebenernya beliau "mengajak" turun si Makhluk itu. So....... dapat ditarik kesimpulan kan?

Setelah itu, kami sampai istirahat dirumah makan padang. Rasanya es batunya abis apa gimana gitu ya, sampai akhirnya om S nawarin gue buat ngambil Pulppy Orange nya di dalam bis. Dan here I am ke bis lah gue entah sama Fita atau sendirian ya gue lupa. Gue masuk lewat belakang, dan kebareng sama 2 orang temen gue yang lewat depan. Yang satu biasa aja, yang satu yang air mukanya beda tadi.

Pas akhir trip dan udah sampai di Banjarmasin, temen gue yang air mukanya berbeda ini cerita ke kita-kita kalau dia liat sosok perempuan di kursi belakang bis pada saat di lokasi rumah makan padang. Wwwwwwaaait please.. Pas saat itu kan ada gue, dan gue inget banget gue ada di deretan paling belakang, tepat disinggahsana gue, ranjang satu-satunya di Bis itu. So? Gue...bersama "dia" kah...........Dan sosok wanita itulah yang bikin perubahan pada teman gue yang ngeliat itu langsung berubah.
----
Balik lagi ke cerita.. temen gue seketika saat itu lemes dan mendadak sakit, aneh, nangis dan apalah. Kami bahkan sempat mikir kenapa... Karna emang gak ada yang tau dan dia gak bisa cerita banyak. Sesegera mungkin rombongan kami langsung di bawa ke villa di daerah Ciater. PUSPA SARI. Setelah bagi-bagi absen; Gue, Rara, Fita kebagian kamar paling ujung dan lantai dua pula dan HANYA ADA 6 ORANG DILANTAI ITU. Mesti banget di Capslock. Udah deh kami naik aja tu kanya, dan ternyata kami mendapatkan kamar nomer 14, dan 3 orang temen gue lainnya dapat nomer 12. Ternyata di Villa ini gak ada kamar nomer 13 men! Shittttttttt nya lagi dapet ranjang twin dan kami gak ada yang mau bobok sendirian dong ya. Untungnya gue kuli dan kamar itu pun gue ubah letaknya jadi ala-ala punya ranjang double.

Kamar kami cukup luas, tembusan sama kamar temen disebelah. WC nya besaar dan cuma ada satu shower, closet duduk dan westafle. Semuanya putih agak kekuning-kuningan. Bukan-bukan pup gue, tapi keramiknya agak kotor aja. Tapi gue sih biasa aja. Fita sama Rara katanya sih tidur gak nyenyak, tapi balik lagi, gue sih biasa aja. Cuma pas mandi agak parno sihh..

Dan belakangan, temen gue dari kamar sebelah ternyata baru cerita, selama di Villa itu dia selalu nemuin gumpalan rambut disekitar kamar dia. Padahal mereka semua berjilbab. Satu orang rambutnya pendek, satunya lagi sebahu dan satu nya lagi jilbabnya gak pernah doi lepas. Dan rambut yang dia dapetin ini rada panjang. Temen-temen gue kira itu rambut gue. Nah loh gimana ceritanya coba, masa kepala gue loncat.. Ya pasti bukan lah. Terus rambut siapa dong?
---
Adalagi, pas waktu jalan jalan ke pasar buku Kepala Sari. Gue, Fita, Rara, Mira dan Nia jalan bareng om S. Gue anaknya emang close book banget, alias gak suka baca buku, sukanya nulis aja. Jadi gue cuma beli satu buku dan langsung ngumpul duduk sama om S. Dan gue duduk aja lah sama om S, tiba-tiba gue berdiri dan nyamperin temen-temen yang sibuk milih-milih buku Cacing Dan Kotoran Kesayangannya. Sebentar doang, terus pas baliknya kursi itu didudukin om S dan beliau gak ada itikad juga buat nyuruh gue yang duduk. Tapi gue biarin aja, padahal udah cape banget. Dan kami berlalu aja gitu ke blok blok lain sambil cari buku-buku lain. Pas dijalan om S bilang, put maaf ya, tadi kenapa om gamau nyuruh kamu duduk, soalnya "ada" yang duduk di bangku itu. Bisa bahaya kalo kamu ngedudukin makhluk. 

Jannnnccccc, yang bener aja sih om!!!!. Tapi gue cuma senyum aja, hampir aja kena hehe.Padahal takut juga -_-

---
Ada lagiii, masih soal jalan jalan. Waktu itu kami di Jakarta ke Kota Tua. Gue dan Fita jalan bareng om S. Beliau pada nerangin semuanya ke kita. Bukan sejarahnya, tapi lebih ke Hantunyaaaa.

Jangan didudukin ada yang ngisi..
Jangan pegang, ada anunya...
Jangan foto disitu, yang ada di lukisan itu lagi berdiri tepat dibelakang kalian
Ini penjara, banyak banget makhluk menyerupai tentara pada kesakitan, mukanya ancur om sampai gak kuat ngeliatnya. 

Banyakkk banget om yang mirip banget mukanya sama papah gue ini jelasin ke gue sama Fita. Kita yang tadinya parno malah  jadi tertarik buat tanya macem-macem. Disitu ada apa om, disitu ada apaan om??

Om S juga sering cerita, pengalaman dia jadi orang travel. Dia dapat pesanan tiket, minta diantar ke alamat si pembeli. Udah ngasih alamat tau-tau yang didapet alamat kuburan. Setelah ditanya sama yang jaga kubur, emang bener itu alamatnya. Dan bener aja, yang di dalam kuburan yang mesan !! Katanya si bapa jaga kubur yang kebetulan tetangganya. Yang meninggal ini karna satu hal, pas itu  entah ada acara keluarga apa dengan anaknya, yang telah meninggal ini diminata anaknya dateng nyusulin anaknya. Sayang yang meninggal ini belum sempat nyusulin malah kecelakaan. Jadi mungkin makanya om S dapat pesanan tiket aneh itu karna si pemesan tetap kekeh mau nyusulin anaknya biar doi Rest In Peace kali ya.
---
Temen gue ke gendongan. Ya yang gue bilang air mukanya berubah itu. Dia ternyata bisa ngerasa dan ngeliat. Sayang dia terlalu mengikuti apa maunya si cewe itu. Katanya sih doi diikutin sampai Banjarmasin. Doi juga sempet masuk rumah sakit baik di Bandung sama di Banjarmasin. Dan penyakitnya sesak nafas atau maag. Doi katanya sudah melihat sosok itu pas kecelakaan waktu kami mau menuju nasi padang. Doi ketemu mata dengan sosok itu, dan doi sebenernya berubah air mukanya itu bukan karna banyolan gue atau bahkan tersinggung sama gue. Tapi ya karna ngeliat sosok itu...

Mungkin itu sebabnya sampai akhirnya om S entah beneran atau cuma alesan buat maksain keluar bis buat beli Pulppy Orange. Dan mungkin itu juga yang diliat temen gue di bis bagian belakang
---
Dan bener aja, gue bener bener gak merasa semua itu beban atau patut untuk di takuti dengan berlebihan. Bukan sok berani, kata om S dunia makhluk itu berbeda dan gak sama. Jadi cakupannya  juga bukan lahannya kita. Kalo kita merasa demikian, maka demikian. Ngerti maksud gue? Dibawa santai. Jalanin sebagaimana kita ngejalanin aja. Dan kejadian mulai dari kecelakaan, bis, villa, kota tua, bahkan tempat-tempat lain kaya UI yang kata om S kolamnya berbahaya banget, gue masih bisa mojok makan syomai di pinggir kolam itu. Belum lagi kebun teh yang penuh banget dengan begitu-begitunya. Dan jalan Tol Cipularang kata om S ada banyaak banget "penduduk" nya

Alhamdulillah sampai detik ini masih bisa mengntrol emosi diri. Bayangin kalo gur gugupan dan parnoan. Mungkin gue udah melambaikan tangan ke kamera...

Senin, 24 Februari 2014

Hidup sendiri, dikomentarin rame-rame

Udah lama banget pengen ngepost topik ini.

Gue, dengan kondisi gue yang sekarang sering banget dipandang sinis sama orang-orang. Kemaren dapet cerita, adalah gitu orang yang seolah kepo nanya-nanyain kuliah gue dimana. Oh......anak ekstensi. Itu bego apa karna gak keterima di Univ mana aja? Gitu ya?. Hah? Ekstensi? Dari aksel ke ekstensi? Payah banget.

FYI, gue keterima di Asia Pasific Malaysia jurusan Accounting, Universitas Brawijaya Malang jurusan Teknik Arsitektur dan Universitas Swasta Tanri Abeng Jakarta jurusan Accounting. Semuanya dengan tes.

Gue gak sebego itu. Gue masuk ekstensi dengan 8O an orang lainnya, sebagian jauh lebih tua dari pada gue. Which is hanya 2 orang yang paling muda dikelas ini, salah satunya ya gue. Dan alhamdulillah gue masuk dengan peringkat pertama, dengan tes ya. Alah cuma tes gitu doang sesusah apa sih?. Yup, silahkan aja, coba dan ikut hahaha. IPK gue semester ini juga lumayan banget. Bahkan gue gak menyangka bisa dapet nilai setinggi 3,8 di jurusan yang 180 derajat beda banget sama IPA. IP gue tertinggi diantara temen-temen yang gak kalah pinternya padahal.

ALHAMDULILLAH masih ada aja yang nganggap remeh. 17 taun? Kerja? Emang susah banget ya hidup lo?. Waktu ditanya papah kerja dimana, orang-orang selalu kaget dengan jawaban yang gue keluarkan. Kalo masih berkecukupan ngapain lo kerja cape-cape?. Gini deh, ngapain lo cebok kalo lo ntar pup lagi?

Orang-orang hanya bisa berkomentar sementara gak tau apa-apa soal gue. Cuma bisa mengerutkan dahi sambil bilang, kasian banget udah bodoh mesti kerja lagi. Sebenernya hidup gak segampang itu. Mungkin bakalan gampang kalo lo tinggal nodong uang sama orang tua lo.

Gue kerja, hanya berjabatan resepsionis di kantor besar. Kerjaan gue? Nerima tamu, memasukan pembukuan barang masuk dan barang keluar, sesekali gue mengangkat telfon yang berisi keluhan orang-orang tentang pelayanan kantor gue. Dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore, kebanyakan duduknya dari pada kerjanya. Gue dibayar dengan nominal lumayan banget, 2 juta. Apa? Mau bilang sedikit? Sok atuh kerja di distro, berdiri seharian sana mane teh. Kerjaan gue alhamdulillah santai dalam porsinya, gue masih bisa sambil ngerjain tugas kuliah bahkan online seperti sekarang. Walaupun waktu emang serasa ngiket gue.

Selama 3 bulan kerja, gue ngerasain banyak hal yang ternyata berharga. Waktu. 1 menit itu ternyata berharga banget, lo bisa bayangin, gue pulang kerja harus jam 5 tepat dan harus jam 5 tepat pula sampai dikampus. Kalo gue jin sih oke. Jadi, waktu itu emang berharga banget, sangat amat berharga. Fikirin aja 7km perjalanan, gue sampai dikampus jam berapa. Bisa rebahan sebentar aja rasanya syukur banget.

Tapi gue gak mengecewakan keadaan gue kok, gue malah senang dan bangga. Tapi sayang mandiri gak sesederhana itu. Capeknya, pusingnya, lebih capek ngurusin orang yang mandang kita sebelah mata terus-terusan.

Gue bangga, dengan apa adanya gue sekarang. Alhamdulillah fokus gue gak terpecah-pecah. Gue masih bisa menghasilkan dengan turut menghasilkan nilai yang bagus dibidang lain. Gue bisa bayar spp gue sendiri, gak minta uang sama orang tua lagi, lebih-lebih bisa ngasih mereka sedikit dari hasil susah-susahnya gue. Gak seberapa sih... Anyway, gue juga dalam langkah gue jadi lebih baik lagi. Hahaha, gue ngerasa bener-bener plong dengan contoh-contoh yang salah yang telah ditunjukan ke gue. Syukur bisa membenahi diri duluan. I think I'm better now. Biar ajalah orang mau ngomong gue gimana dan gue kenapa. Mereka mungkin merasa tau banget sama gue atau sok sotoy aja gitu. Ho-Ho.

Sekarang sebenernya gak ada yang lebih penting dari fokus ke tujuan awal. Nge re-start semuanya, gak ada kata telat buat memulai, gak ada kata dilarang buat mencoba dan gak ada kata takut untuk memutuskan. Semua ada ditangan kita, kita yang hidup ini. Walaupun tetap dengan omongan-omongan yang bikin gatel telinga, sebenernya kita masih butuh mereka-mereka yang underestimate sama kita, biar kita lebih mensyukuri lagi hidup, biar kita lebih sadar lagi dimana kita sekarang, biar kita bisa terus-terus lebih baik lagi buat nunjukin kemereka-mereka kalo kita tuh gini. Bukan gitu.