Selasa, 11 Maret 2025

Perayaan Mati Rasa

 “Selamat atas kesuksesanmu, menerbitkan noktah baru dalam hidupku, lahir seperti perayaan mati rasa”

Sebuah tatap kosong memandangku dari pantulan cermin. Wajah manisnya tidak bisa membohongi fana nya dunia yang telah habis melahapnya. Dia tidak ketakutan, namun dia tak mampu bergerak banyak. Dia tidak lari, namun dia sebenarnya gelisah. Dia kebingungan, namun dia juga yang memberikan simpul panjang dalam rangkaian tali-temali pengikat lehernya.

Dia tertawa…atas segala ucapan yang bahkan dia tidak dengarkan. Dia menangis…atas segala kebahagiaan yang tidak dia rasakan.

Apakah Dia puas sudah begini?

Orang itu bahkan tidak bisa menjawab, jangankan itu, berbicara pun Dia terbata.

Sosok itu tak bisa ku kenali, entah siapa namanya, dari mana asalnya. Yang jelas Dia selalu menatapku dari pantulan cermin itu. Aku tidak bisa lari.

Sabtu, 01 Maret 2025

Endorphins

adalah sebuah alat bantu untuk membuat otak memproduksi hormon yang meredakan rasa sakit, panik, stress, serta memperbaiki mood. Ia kerap juga di sebut sebagai hormon baik, atau hari ini aku menyebutnya sebagai hormon bertahan hidup.


Aku menemukannya, dalam bentuk-bentuk lain, dicara-cara yang aneh serta unik. Kadang harus ku korbankan jari-jariku, air mataku, bahkan kadang kali seluruh jiwaku. 


Namun sayang, walau telah menemukan tapi aku tidak bisa berhenti mencari hal ini. Kembali ku korbankan isi jantungku, apa yang kumiliki, untuk apa yang tak akan pernah kumiliki.


Kembali dalam sebuah hal yang harus ada. Mengapa dunia hadir dengan begitu banyak warna? Kuning-Biru kemudian nyatanya di aduk menjadi Hijau, juga Putih-Hitam yang hadir menjadi ragu. 


Rasanya, aku ingin berhenti mencari tau, agar aku bisa bertahan hidup tanpa alat bantu apapun.