Sebuah judul klasik membawa opening cerita ini seperti vibes judul buku terkenal yaitu "Cacing dan Kotoran Kesayangannya"--tapi sayangnya ini bukan tentang itu.
-
Siang itu biasa-biasa saja, gak ada yang istimewa sebaliknya pun mengecewakan. Just another casual day dan tiba-tiba topik pembahasan yang biasanya mostly seputar kerjaan berubah menjadi pertanyaan paling random.
Dimana ya beli minyak telon?
Yaaa emang sih belum ada peraturan yang membatasi manusia untuk bertanya. Tapi pertanyaan 'aneh' ini cukup menarik perhatian kami-kami yang berada di ruangan.
"Coba aja beli di Ambon" kata orang sibuk 1 yang menjawab sambil tetap mengetik asik papan keyboard laptopnya.
"Coba di Makassar" kata orang sibuk 2 yang sudah pernah menjalani hidup di kota coto itu.
Gue pun ikut #sibuk dan rasanya gak denger lagi jawaban dari mereka-mereka yang lain. Berusaha membantu....gue pun mencoba ikut memberikan jawaban.
"Beli aja di toko bayi, banyak kok" jawab gue seadanya.
Kembali sibuk, gue juga gak ngeh ending dialog itu kemana. Kita semua kembali kerutinitas default --- yappp kembali ke laptop.
-
Hari berlalu, namun tetap dilalui dengan orang-orang yang sama membuat gue gak sengaja kembali mendengan percakapan random ini -- Sebuah Minyak Telon.
"Oh iya pak, sebentar saya infokan, saya di kantor soalnya" ucap orang sibuk mengakhiri telfon dengan ojek online.
Orang sibuk pun kembali sibuk dengan melakukan panggilan selanjutnya....
"Dimana? itu ada ojol nganter minyak telon".
Gue yang saat itu sedang turut bersibuk ria bersama yang lain, sejenak diam lalu membatin.
Bisa ya? Orang sibuk mengalahkan kesibukannya hanya karna sebuah minyak telon?.
-----------
Seiringnya dialog berakhir, menjadi awalan bagi kesibukan baru gue. Berfikir.
- Ternyata hal (yang keliatannya) kecil dapat mengalahkan hal (yang keliatannya) besar.
- Instead of ngasih tau jawaban dari pertanyaan "dimana" ternyata pertanyaan itu bisa dijawab dengan "iniloh".
Mungkin bukan tentang minyak telonnya. Tetapi tentang untuk apa hal tersebut.
Sebuah realita sederhana yang lumayan menyampaikan pesan buat gue.....
There are only so many things that can be important to us. Our Priorities. Whether we actively define them or not we all have them. We don't get our shoulds, we get our musts.
Jadi, kapankah gue bisa dapet minyak telon itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar